Mei 15, 2026

Bank Sulselbar Dukung Penguatan Perseroda dan Wisata Daerah Lewat Digitalisasi Layanan di TWA Lejja

SOPPENG — Bank Sulselbar Cabang Soppeng terus menunjukkan perannya sebagai mitra pembangunan daerah melalui dukungan terhadap penguatan badan usaha milik daerah dan sektor pariwisata di Kabupaten Soppeng.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pembayaran digital QRIS di Taman Wisata Alam Lejja yang dikelola Perseroda PT Lamataesso Mattappa.

Penyerahan fasilitas pembayaran QRIS dilakukan langsung Kepala Cabang Bank Sulselbar Soppeng, Andi Yusri Nur Alam, kepada Plt Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, Jumat (8/5/2026), di kawasan wisata Lejja.

Kepala Cabang Bank Sulselbar Soppeng, Andi Yusri Nur Alam, mengatakan digitalisasi transaksi merupakan bagian dari upaya mendukung modernisasi pelayanan di sektor usaha daerah, termasuk destinasi wisata yang dikelola Perseroda.

Menurutnya, kehadiran QRIS di kawasan wisata Lejja diharapkan dapat mempermudah transaksi pengunjung sekaligus membantu pengelolaan layanan yang lebih efektif dan modern.

“Bank Sulselbar tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dan Perseroda dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui transformasi layanan digital,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Sulselbar terhadap pengembangan pelayanan di kawasan wisata Lejja.

Ia menilai penerapan pembayaran non-tunai akan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung karena transaksi dapat dilakukan secara praktis, cepat, dan aman menggunakan telepon genggam.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, sistem pembayaran digital juga dinilai membantu pengelolaan transaksi menjadi lebih tertata, efisien, dan transparan.

“Digitalisasi pelayanan menjadi kebutuhan di era saat ini. Dukungan Bank Sulselbar tentu sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas layanan wisata di TWA Lejja,” kata Musdar.

Melalui layanan QRIS tersebut, pengunjung kini dapat melakukan pembayaran tiket masuk maupun transaksi lainnya menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi layanan publik dan pengembangan ekosistem ekonomi digital di sektor pariwisata daerah.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *