Juni 12, 2026

Evaluasi Tengah Periode, CB Sulsel Konsolidasi di Soppeng dan Siapkan Agenda Hingga 2027

SOPPENG — Sekitar 30 ketua dan perwakilan klub motor CB Classic Custom se-Sulawesi Selatan berkumpul di Warkop 88 Cabbenge, Sabtu malam (6/6/2026). Pertemuan ini menjadi rapat evaluasi kerja tengah periode organisasi CB Sulsel, sekaligus forum konsolidasi internal untuk menyusun arah kegiatan hingga akhir masa bakti 2027.

Rapat berlangsung sederhana namun padat. Peserta datang dari berbagai daerah, membawa catatan program hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebelumnya. Agenda utama adalah menilai capaian, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah lanjutan yang lebih terukur.

Ketua CB Sulsel, Abd Jafar yang akrab disapa Daeng Ija, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga ritme organisasi di tengah dinamika komunitas. Ia menyebut, gerak komunitas bikers tidak selalu stabil, sehingga dibutuhkan konsolidasi berkelanjutan.

“Dinamika komunitas bikers itu seperti aspal di jalan, kadang rata mulus, kadang bergelombang. Karena itu, soliditas internal harus terus dijaga, begitu juga silaturahmi dengan komunitas lain,” ujarnya.

Menurutnya, kekuatan utama organisasi bukan hanya pada jumlah anggota, tetapi pada kemampuan menjaga komunikasi antar-klub. Ia mengingatkan agar setiap ketua klub aktif membangun koordinasi, tidak berjalan sendiri-sendiri.

Selain konsolidasi, rapat juga menyoroti pentingnya peran sosial komunitas. Daeng Ija mengimbau agar seluruh klub di bawah naungan CB Sulsel memperkuat aksi sosial di wilayah masing-masing.

“Keberadaan kita harus memberi manfaat. Minimal di lingkungan sekitar. Jangan hanya dikenal di jalan, tapi juga dirasakan kontribusinya oleh masyarakat,” tegasnya.

Forum juga membahas rencana kegiatan ke depan. Di antaranya penguatan agenda rutin komunitas, peningkatan kualitas event, serta upaya memperluas jaringan dengan komunitas lainnya di Sulawesi Selatan. Selain itu, pembinaan anggota baru dan regenerasi kepemimpinan klub menjadi perhatian khusus.

Rapat evaluasi ini dipandu oleh Dewan Kehormatan CB Sulsel, H. Zulkarnain, bersama Asdar yang juga menjabat sebagai Ketua SHC Soppeng. Keduanya mengarahkan jalannya diskusi agar tetap fokus pada substansi evaluasi dan menghasilkan keputusan yang dapat ditindaklanjuti.

Dalam forum tersebut, disepakati bahwa setiap klub akan menyusun laporan perkembangan program secara berkala sebagai bahan monitoring organisasi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan program dan meminimalkan stagnasi di tingkat klub.

CB Sulsel sendiri telah berdiri sekitar delapan tahun dan menjadi bagian dari jaringan CB Indonesia. Organisasi ini menaungi berbagai klub pecinta motor tua jenis CB Classic Custom yang tersebar di kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Melalui rapat evaluasi tengah periode ini, CB Sulsel berupaya memastikan arah organisasi tetap berada pada jalur yang telah direncanakan. Konsolidasi yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat struktur internal sekaligus menjaga eksistensi komunitas di tengah perkembangan dunia otomotif dan komunitas bikers yang terus berubah.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kontribusi nyata di masyarakat. Hingga akhir periode 2027, CB Sulsel menargetkan organisasi yang lebih solid, aktif, dan berdampak luas, tidak hanya di kalangan bikers, tetapi juga di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *