September 14, 2026

Bupati Soppeng Sidak Pembangunan SRT 64, Target Operasional Akhir Juli 2026

SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64 Kabupaten Soppeng, Senin (13/7/2026). Peninjauan dilakukan bersama tim Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sehingga sekolah siap beroperasi pada akhir Juli 2026.

Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng, serta Kepala SRT 64 Kabupaten Soppeng. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun, sekaligus mengevaluasi progres pekerjaan agar seluruh sarana utama dapat difungsikan sesuai jadwal.

Pemerintah Kabupaten Soppeng menargetkan fasilitas utama SRT 64 selesai dan siap digunakan pada 31 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya operasional Sekolah Rakyat secara serentak di 62 kabupaten/kota di Indonesia.

Fasilitas yang menjadi prioritas penyelesaian meliputi dua asrama siswa, dua asrama guru, ruang kelas, masjid, gedung serbaguna, kantin, serta dapur. Sementara pembangunan fasilitas pendukung lainnya akan dilanjutkan setelah seluruh sarana utama dinyatakan aman dan layak digunakan.

Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa percepatan pembangunan SRT 64 menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Untuk mengejar target penyelesaian, ia menginstruksikan pelaksana proyek menerapkan sistem kerja dua shift selama 24 jam tanpa mengabaikan mutu pekerjaan.

“Bagi kami, yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas benar-benar aman, layak, dan nyaman digunakan oleh para peserta didik,” tegas Suwardi Haseng.

Sebagai bentuk pengawasan, Bupati menyatakan akan turun langsung ke lokasi pembangunan setiap dua hari sekali guna memantau perkembangan pekerjaan dan memastikan sistem kerja berjalan efektif sesuai target.

Akibat pembangunan fasilitas utama yang masih berlangsung, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang semula dijadwalkan pada 14 Juli 2026 ditunda menjadi 31 Juli 2026 sesuai arahan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Sebanyak 370 peserta didik akan mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 270 siswa baru dan 100 siswa existing. Selain pengenalan lingkungan sekolah, para peserta juga akan menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG), DNA Talent, tes psikologi, serta berbagai kegiatan adaptasi yang melibatkan siswa existing.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap seluruh fasilitas prioritas dapat rampung tepat waktu sehingga SRT 64 dapat segera beroperasi dan memberikan layanan pendidikan yang aman, nyaman, serta berkualitas bagi para peserta didik.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *