SOPPENG — Panitia Pasar Ramadhan SUKSES 2026 mengajak para pelaku UMKM yang menjadi tenant untuk tetap fokus mengembangkan usaha meskipun berbagai tantangan muncul selama pelaksanaan kegiatan.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pasar Ramadhan, Agus Copli, saat rapat evaluasi pelaksanaan Pasar Ramadhan yang digelar pada 5 Maret 2026 di pelataran Gedung Lapatau, Kabupaten Soppeng.
Rapat tersebut membahas evaluasi sepuluh hari pelaksanaan pasar Ramadhan sekaligus menjadi forum diskusi terbuka antara panitia, pengelola, dan para pelaku UMKM yang terlibat.
Menurut Agus Copli, setiap program pengembangan usaha, khususnya yang melibatkan banyak pelaku UMKM, tidak lepas dari berbagai tantangan maupun kritik dari berbagai pihak.
“Tenant cukup fokus menjalankan usahanya saja. Karena setiap kegiatan yang membawa perubahan pasti memiliki tantangan. Suara-suara sumbang itu hal yang biasa dalam sebuah proses,” ujarnya.
Ia menilai dinamika tersebut justru menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memperbaiki pengelolaan pasar Ramadhan ke depan. Panitia mengajak seluruh tenant untuk melihat tantangan sebagai peluang memperkuat usaha serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.
“Ini adalah proses membangun usaha bersama. Tantangan yang ada kita hadapi bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan usaha para pelaku UMKM,” katanya.
Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa, Musdar Arman, didampingi Ketua Panitia Agus Copli, serta diikuti oleh sebagian besar tenant Pasar Ramadhan.
Selain mengevaluasi jalannya kegiatan, forum tersebut juga membahas berbagai ide, persoalan lapangan, serta solusi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan pasar Ramadhan, termasuk pemantauan nilai transaksi harian sebagai bahan strategis untuk menentukan arah pengembangan Pasar Ramadhan dan pemberdayaan UMKM ke depan.

