September 14, 2026

Bupati Soppeng: Duta Anak Harus Jadi Pelopor Pemenuhan Hak Anak

SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menegaskan bahwa Duta Anak Kabupaten Soppeng harus mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak serta berperan aktif mencegah berbagai persoalan yang mengancam generasi muda, seperti kekerasan terhadap anak, perundungan (bullying), dan pernikahan usia dini.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Bupati, anak merupakan amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki harkat, martabat, dan hak-hak yang wajib dihormati serta dilindungi oleh seluruh elemen masyarakat.

“Anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita pembangunan. Karena itu, pemerintah berkewajiban menjamin terpenuhinya hak-hak anak serta memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi,” ujar Suwardi Haseng.

Ia berharap Duta Anak yang terpilih nantinya tidak hanya menjadi representasi anak-anak Soppeng, tetapi juga mampu menjadi penyambung aspirasi anak di tingkat daerah maupun nasional. Selain itu, mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya membangun lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.

“Pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana membangun karakter, menumbuhkan kepedulian sosial, dan mempersiapkan anak-anak untuk merencanakan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah menunjukkan semangat, keberanian, dan kemampuan terbaik selama mengikuti proses seleksi. Ia berharap para peserta terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya di Kabupaten Soppeng.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M, mengatakan pembinaan anak membutuhkan dukungan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimilikinya.

Menurutnya, Duta Anak memiliki peran strategis sebagai pelopor, pelapor, sekaligus jembatan komunikasi yang mampu memahami berbagai persoalan anak serta menyampaikan aspirasi mereka melalui jalur yang tepat.

“Duta Anak diharapkan hadir di tengah teman sebaya, memahami berbagai persoalan yang dihadapi anak, serta mampu menyampaikan aspirasi mereka. Mereka juga harus menjadi bagian dalam membangun kepedulian terhadap berbagai isu anak di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui peningkatan partisipasi anak dalam pembangunan serta penguatan perlindungan terhadap hak-hak anak.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum Anak Kabupaten Soppeng yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Hj. Suwarni Suwardi, Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, para kepala perangkat daerah, dewan juri, serta pengurus Forum Anak Soppeng Latemmamala.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *