April 6, 2026
Ingin memasang iklan di SHC news? Klik banner berikut untuk informasi lebih lanjut.

Wija Jinnirala La Potji Gilireng Gelar Halal Bihalal 2026, Bentuk Organisasi Keluarga Yang Dipimpin oleh 9 Orang Presidium.

SENGKANG — Wija Jinnirala La Potji Gilireng menggelar Halal Bihalal Tahun 2026 pada Senin, 23 Maret 2026, di Aula Lampulung, Atakkae, Sengkang, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi besar lintas generasi keturunan Petta Jinnirala La Potji Gilireng.

Mengusung tema “Dengan Halal Bihalal, kita per erat Assisumpungeng loloe dengan prinsip Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Sipakainge”, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat ikatan kekeluargaan di tengah diaspora keturunan yang telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Berdasarkan silsilah keluarga, La Potji merupakan putra La Tulu Datu Gilireng Cakkuridi Wajo, cucu To Allomo Cakkuridi Wajo, serta cicit I Tenri Sampeang Datu Kawerang, keturunan La Maddukelleng Arung Peneki yang juga dikenal sebagai Sultan Pasir dan Arung Matoa Wajo ke-31.

Jinnirala La Potji tercatat memiliki 17 istri dan 23 anak, terdiri dari 17 laki-laki dan 6 perempuan. Keturunannya kini telah berkembang luas dan membentuk jaringan keluarga besar di berbagai wilayah.

Hikmah Halal Bihalal disampaikan oleh Prof. H. Andi Salman Maggalatung, Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia. Ia juga Guru Besar pada Program Studi Hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lahir di Sengkang pada 3 Maret 1954, Prof. Salman dikenal sebagai akademisi dan tokoh keagamaan yang memiliki dedikasi tinggi di bidang pendidikan dan hukum Islam. Ia juga merupakan bagian dari keturunan Jinnirala La Potji.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar ini juga secara resmi membentuk organisasi dengan nama Kerukunan Wija Jinnirala La Potji. Pada masa awal pembentukan, disepakati sistem kepengurusan berbentuk presidium yang terdiri dari sembilan orang.

Adapun anggota presidium tersebut yakni Andi Tenri Liweng, Andi Pammusureng, Andi Dedy Ahmad Iqbal, Kolonel (L) Andi Pallawagau, Andi Cendrawati, Andi Indrawati, A. Baso Rahim, Andi Baso Wadeng, dan Andi Muhammad Zulkarnain.

Presidium ini memiliki sejumlah tugas utama, di antaranya melengkapi susunan pengurus, menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mengurus akta notaris dan pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM, melakukan pendaftaran ke Kesbang, serta menyusun rancangan program kerja organisasi ke depan.

Pembentukan organisasi ini diharapkan menjadi wadah resmi dalam mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus mengonsolidasikan potensi besar keturunan Wija Jinnirala La Potji di berbagai bidang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *